Rata-rata masyarakat jakarta membutuhkan waktu sekitar 12 jam untuk pergi bekerja sampai kembali kerumah, beberapa bahkan lebih dari 12 jam. Selain waktu pokok bekerja selama 7-8 jam. Sebagian waktu dihabiskan untuk menikmati kemacetan ibu kota. Sampai-sampai ada istilah “tua dijalan” kalimat yang biasa digunakan untuk sekedar guyonan sesama teman kerja.
Selama 12 jam dan 5-6 hari dalam seminggu. Melakukan hal yang sama disetiap harinya. Itu bukanlah waktu yang singkat dan pasti sangat melelahkan. Sudahkah menikmati dan mencintai pekerjaan yang kita lakukan? Atau jangan-jangan malah terbebani.
Kali ini kita tidak sedang membicarakan bagaimana caranya mencintai pekerjaan. Mencintai atau tidak mencintai pekerjaan adalah sebuah pilihan masing-masing individu. Secara suka atau tidak suka setiap individu berusaha bekerja untuk mendapatkan penghasilan sehingga mampu mencukupi kebutuhan hidupnya.
Menjalani rutinitas kehidupan di ibu kota yang seolah tidak ada matinya dan melihat beraneka ragam jenis pekerjaan. Saya tiba-tiba teringat sebuah pencerahan pikiran. Yang saya dapat setelah menonton video ceramah salah satu ustadz mengenai hal penting dalam menjalani pekerjaan. Hal ini cukup sederhana, namun menurut saya manfaatnya begitu besar. Apa yang dikatakan ustadz tersebut?
Ustadz tersebut berkata "Niatkan bekerja untuk Ibadah" . Pesan yang saya tangkap dari perkataan ustadz tersebut adalah. Sebelum kita keluar rumah untuk bekerja, usahakan sempatkan terlebih dahulu untuk niatkan bekerja sebagai ibadah kepada Allah Subhanahu Wata'ala.
Terus apa manfaatnya kalau sudah diniatkan untuk ibadah. Nah, ini point pentingnya. Jujur aja kadang kan kita masih suka males beribadah. Entah itu sholat, puasa sunnah, dll. Senang ga sih? Saat kita bekerja sampe berjam-jam dengan segala peluh dan keringat. Selama berjam-jam kita bekerja, oleh Allah Subhanahu Wata'ala kegiatan tersebut dihitung sebagai ibadah.
Gambaran sederhananya gini, kalau kita bekerja selama 8 jam. Dari pagi sampai sore bahkan malam. Selama 8 jam tersebut kegiatan kita bekerja diitung sebagai ibadah, enak ga tuh?kapanlagi kita ibadah selama 8 jam. Apalagi buat kita yang kadang masih males-malesan. Menurut saya ini perlu banget diterapkan mulai sekarang. Sambil kerja sambil ibadah. Dengan kata lain. Dunia kita dapatkan, akhirat pun kita dapatkan. Insha Allah.
Oke fix sampai sini aja ya, cuma sharing aja ini mah. Semoga bermanfaat. Tidak ada sedikit pun niat menggurui atau apalah. Setidaknya biar tetap semangat walau harus dikatain "TUA DIJALAN".
No comments:
Post a Comment