Alhamdulillah, Syamilah memiliki perkembangan yang baik untuk bayi seusianya. Hal ini memang menjadi keinginan Bapak dan Ibu. Kami berusaha memberikan yang terbaik dari segala hal supaya Syamilah mampu tumbuh menjadi anak sehat dan membuat bangga orang tuanya.
Bapak dan Ibu sempat beberapa kali membahas tentang masa depan Syamilah. "Orang tua mana sih yang tidak peduli dengan masa depan anaknya?". Khusus untuk kariernya Bapak dan Ibu sepakat tidak memaksakan Syamilah harus memiliki karier seperti apa. Bapak dan Ibu berharap Syamilah mampu menjadi apa yang diinginkannya asalkan hal itu baik dan tidak melanggar aturan hukum negara maupun agama.
Bapak dan Ibu tidak akan memaksakan Syamilah harus menjadi orang terkenal. Yang pasti Syamilah harus memiliki karakter yang baik, bertanggungjawab, serta peduli. Sehingga selain menjadi anak berprestasi Syamilah juga harus dapat memberikan manfaat kepada orang lain.
Kemudian langkah apa yang harus Bapak dan Ibu tempuh dalam rangka mewujudkan itu semua. Sedangkan kita semua paham betul, mendidik anak tidaklah main-main. Harus ekstra sabar dan juga serius. Bagaimana cara supaya Syamilah memiliki bekal karakter yang baik, bertanggung jawab dan peduli?
Dari perenungan, pemikiran serta analisa yang Bapak dan Ibu lakukan. Khususnya berdasarkan kejadian-kejadian dan pengalaman pribadi. Bapak dan Ibu meyakini salah satu cara agar Syamilah memiliki karakter yang baik yaitu dengan melakukan kebiasaan berbagi. Berbagi seperti apa?bisa dalam bentuk zakat, infak, dan sedekah atau bentuk lain.
Beragam cara dapat kita lakukan untuk berbagi dari mulai hal sederhana atau lebih. Secara detail bisa dicontohkan seperti misal.
Setiap akhir pekan kita membeli makanan dan minuman kemudian dibungkus dengan baik. Setelah dibungkus kemudian makanan tersebut kita bagikan kepada para pengemis atau gelandangan yang berada dijalanan. Prioritaskan untuk anak-anak dengan memberi susu dan biskuit.
Membuat program tabungan qurban. Setiap hari kita menabung menyisihkan uang untuk dikumpulkan. Saat menjelang hari raya qurban, uang yang terkumpul kita ambil dan digunakan untuk berqurban.
Sebenarnya banyak lagi contoh cara untuk berbagi, yang dapat kita sesuaikan dengan kondisi kita. Bahkan hanya berbagi senyum saja sudah dikatakan sedekah.
Dengan melakukan tradisi berbagi seperti ini secara rutin. Harapannya kegiatan tersebut akan menjadi sebuah kebiasaan. Apabila sudah terbiasa, mudah-mudahan kebiasaan berbagi bisa menjadikan Syamilah memiliki karakter yang baik.
Mengapa Bapak dan Ibu begitu yakin terhadap langkah ini?tentu saja selain sangat ditekankan dalam agama Islam. Kegiatan seperti ini diyakini mampu membuat kita menjadi manusia yang siap berbesar hati, tidak memaksakan kehendak dan mengurangi sifat serakah serta menjadikan peka terhadap keadaan lingkungan sekitar.
Bayangkan saja ketika kita dalam keadaan pas-pasan atau terbatas, namun harus menyempatkan berbagi. Walau sepertinya tidaklah mudah, Bapak dan Ibu berharap Syamilah mampu melakukan ini. Tentu bukan untuk kebaikan Syamilah sendiri, melainkan semua orang yang mendapatkan kebaikan lewat Syamilah.
Bapak dan Ibu meyakini bahwa setiap anak memiliki potensi dan keunggulannya masing-masing. Banyak cara menjadikan anak menjadi hebat. Bapak dan Ibu percaya kebiasaan berbagi adalah salah satunya. Semoga bermanfaat
Sumber : Hati yang paling dalam
No comments:
Post a Comment