Saat mengetahui berapa harga mainan tersebut. Ternyata cukup mengagetkan karena terbilang cukup mahal. Harga sebuah busy board bisa mencapai hampir 1 juta rupiah.
Dengan berat hati terpaksa mengurungkan niat untuk membeli mainan yang diidam-idamkan itu. Lantas Bapak berpikir kenapa tidak membuatnya sendiri. Bapak lihat bahan-bahan untuk membuat busy board cukup mudah didapat.
Busy Board made in Bapak
Busy board merupakan mainan yang cukup unik. Terbuat dari papan kayu dengan ukuran 50x30 cm atau lebih dan diatasnya dipasang beberapa mainan atau alat yang bisa dimainkan. Mulai dari peluit, tutup botol, roda, saklar, dll.
Proses pembuatan Bapak mulai dengan pergi ke tukang kayu di sepanjang jalan Masjid Pangeran Jayakarta, Jakarta Timur. Disana terdapat banyak pengrajin kayu. Untuk ukuran kayu 50x30cm bapak mendapat harga 185rb rupiah. Terbilang cukup mahal namun kayu ini sudah diproses terlebih dulu sehingga permukaannya begitu halus dan aman bila dimainkan.
Untuk alat dan mainan yang akan dipasang Bapak memilih secara random. Bapak dapatkan sebagian dari toko mainan bahkan sampai ke toko bangunan. Total keseluruhan biaya yang Bapak keluarkan untuk membuat busy board sekitar 400 ribu. Tentu ini lebih hemat dari pada harus membelinya dengan harga mahal.
Karena kesibukan Bapak menyelesaikan proses pembuatan busy board ini selama tiga minggu. Ada beberapa peralatan yang sulit dicari sehingga membuat prosesnya semakin lama.
Umur Syamilah yang belum genap 2 tahun memang belum bisa memainkan semua alat yang terpasang. Awalnya Syamilah hanya memainkan tutup botol dan roda. Memang itu tujuan Bapak, supaya selalu ada peningkatan level bermain dan bisa fokus dengan satu alat.
Sebenarnya ada satu alat lagi yang belum Bapak pasang yaitu replika tali sepatu. Bapak cukup kesulitan untuk mencari salah satu bahan lubang untuk pengikat talinya. Namun segini juga sudah Alhamdulillah bisa buat mainan sendiri untuk Syamilah.

No comments:
Post a Comment